Kamis, 17 November 2016




        By: Khairul Mufid   
  BAB I
PENDAHULUAN
A.                   Latar Belakang Masalah
Sebelum saya menguraikan hasil dari analisis saya, saya gambarkan dulu apa itu analisis framing. Analisis framing  adalah salah satu metode analisis media, seperti halnya analisis isi dan analisis semiotik. Secara sederhana, Framing adalah membingkai sebuah peristiwa, atau dengan kata lain framing digunakan untuk mengetahui bagaimana perspektif atau cara pandang yang digunakan wartawan atau media massa ketika menyeleksi isu dan menulis berita.[1] Ketika berbicaranya dalam analisis buku, maka bagaimana perspektif yang digunakan team Penulis dalam menulis buku. Dalam hal ini buku “Sidogiri Menolak Pemikiran KH. Said Aqil Siroj”.

Kamis, 20 Oktober 2016


  • Ya tuhan kami, kami mengakui # Bahwa sesungguhnya kami bermuat dosa
  • Dan sesungguhnya kami melampui batas # Sehingga tidak terasa bahwa kami telah mendekati neraka 

Selasa, 04 Oktober 2016

BAB I
PENDAHULUAN

A.              Latar belakang masalah
Tasawuf merupakan salah satu ilmu yang menjadi bagian penting dalam islam dikarenakan membahas sesuatu yang tidak bisa dijumpai di ilmu lain. Ilmu tasawuf sendiri mempunyai rukun-rukun atau boleh dikatakan siafat yang melekat pada ilmu tasawuf seperti pemaaf, penyabar, tawadhu’, tawakal dan salah satunya yang akan kami bahas berupa murah hati. Murah hati ini bisa dikatakan bahwa seorang Sufi sudah jarang sekali untuk kikir dan sering marah-marah karena melekatnya sifat itu di dalam hati sufi.

Rabu, 28 September 2016

LAMPIRAN PERSETUJUAN
PROPOSAL KEGIATAN

NAMA KEGIATAN dengan tema :
.............................................................................
Oleh :
PANITIA SEMINAR
BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS (BEM-F)
INSTITUT AGAMA ISLAM TRIBAKTI (IAIT) KEDIRI

Telah disetujui oleh Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) dan Wakil Rektor II pada :
Hari                :....................................
Tanggal          :....................................


                                                                                                            Kediri,........................

Mengetahui :






ACHMAD ROBI’UL HUDA
Ketua MPM
 NPM: 13.01.0.7506
M. ULIL ALBAB
KOMISI I
 NPM: 13.08.0.0068




Drs. H. IMAM TAULABI, M.Pd.I
Wakil Rektor II



PERATURAN ORGANISASI
Tentang
PEDOMAN PENYELENGGARAAN TERTIB ADMINISTRASI
REPUBLIK KEDAULATAN MAHASISWA

1.    PENDAHULUAN

a.    Latar Belakang
Totalitas, Intensif, dan Kebersamaan gerak organisasi tercermin antara lain pada sistem tertib administrasi yang diterapkan oleh organisasi yang bersangkutan. Dalam upaya mewujudkan sistem administrasi yang dapat menunjang berjalannya mekanisme kerja organisasi di lingkungan Republik Kedaulatan Mahasiswa (RKM), maka diperlukan adanya peraturan tertib administrasi. PPTA sebagai aturan  yang wajib disosialisasikan dan dilaksanakan secara terus menerus agar menjadi tradisi kebersamaan organisasi yang positif dan disiplin, dalam rangka melaksanaan program-program organisasi secara maksimal terkhusus pada ruang lingkup administrasi.

Maka dari itu, disamping bertujuan untuk menciptakan tertib administrasi, adanya sistem administrasi itu juga untuk menegakkan legalitas dan wibawa organisasi, bagi segenap organisasi (khususnya) dan bagi segenap elemen yang bergerak didalamnya (pada umumnya), baik ditingkat legislatif maupun eksekutif. Oleh karena itu terbentuknya Pedoman Penyelenggaraan Tertib Administrasi ini, merupakan suatu jawaban yang aktual terhadap keperluan akan adanya pedoman yang berlaku secara umum di lingkungan  Organisasi Republik Kedaulatan Mahasiswa, Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri.

b.   Pengertian
Pedoman Penyelenggaraan Tertib Administrasi (PPTA) adalah serangkaian aturan mengenai penyelenggaraan organisasi dan administrasinya, yang meliputi tertib kesekretariatan dan atribut organisasi yang ekslusif dan hanya berlaku untuk Republik Kedaulatan Mahasiswa (RKM) yang ada dilingkungan Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri.

c.    Tujuan
Pedoman Penyelenggaraan Tertib Administrasi (PPTA) bertujuan untuk :
1)   Mempermudah upaya pembinaan, pengembangan dan pemantauan pelaksanaan administrasi disemua tingkatan .
2)   Memberikan haluan tindakan dan implementasi organisasi
3)   Menyelenggarakan pola sistem pengorganisasian pada bidang kesekretariatan disemua tingkatan .
4)   Menegakkan kebersamaan, totalitas, wibawa dan disiplin organisasi serta menumbuhkan kesadaran, semangat dan kegairahan berorganisasi di kalangan praktisi .

d.   Sasaran
Pedoman Penyelenggaraan Tertib Administrasi (PPTA) memiliki sasaran sebagai berikut :
1)   Terwujudnya suatu aturan yang tunggal organisasi dibidang administrasi yang baru dan berlaku secara menyeluruh.
2)   Terpeliharanya nilai, jiwa dan semangat kebersamaan dalam memperkokoh keutuhan, persatuan dan kesatuan organisasi serta disiplin dan wibawa organisasi.
3)   Adanya prinsip-prinsip berorganisasi yang legal dan universal.


e.    Landasan
Pedoman Penyelenggaraan Tertib Administrasi (PPTA) berlandaskan pada:
1)   Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga  IAIT Kediri
2)   Keputusan MUSMA-I 2014-2015

Jumat, 09 September 2016

OPENING
Selamat pagi pemirsa, kembali bersama saya Khairul Mufid di acara Seputar Tribakti, untuk mengabarkan berita- berita yang teraktual tajam dan terpercaya, yang kami rangkum dalam Seputar Tribakti pagi ini.
Tugas kuliah
Nama              : khairul Mufid
Prihal               : Tugas mata kuliah MC dan Presenter
Dosen              : Amelia Rosyadi M, Med, Kom.
“Public Speaker dapat berupa Penyiar, Presenter, MC, Moderator dan lain sebagainya.”

Selasa, 06 September 2016

Mulai dari KH. Abdul Karim, KH. Marzuqi Dahlan, KH. Mahrus Ali, KH Muhammad Ustman, KH. Imam Yahya Mahrus dan KH Idris Marzuqi.